Pekerjaan
Otto sebelumnya adalah seorang penjual teh ( travelling salesman tea ),
kopi dan gula. Otto berhenti dari pekerjaan sebagai salesman di tahun
1864. Dia lebih menekuni penemuannya. Mulailah dia membangun
angan-angannya. Dia mendirikan Engine Manufacturing Company N.A & Otto ( sekarang menjadi DEUTZ AG di Koln. Jerman )
Pada
akhirnya Otto menekuni dan penyempurnakan penemuan Entiene Lenoir. Tahun
1862 dia mengganggas sebuah model mesin baru dengan bergerak atau
bekerja atas dasar empat dorongan putaran (mesin Lenoir bekerja atas
dasar 2 kali dorongan putaran.). Januari 1862 Otto
mulai membuat jenis mesin tersebut. Karena kesulitan dalam segi sistim
pembakaran untuk menggerakan mesin agar lebih praktis, maka ia
tinggalkan projek mesin 4 tak tersebut, dan dia beralih untuk
menyempurnahkan mesin tipe 2 tak yang digerakan oleh gas. Hasilnya, ia
patenkan di tahun 1863. Pada tahun itu juga dia menemukan partner bernama Eugenne Langen, pemilik
perusahaan gula. Dialah yang membiayai penelitian dan ciptaannya.
Mereka berdua membuat pabrik kecil, meneruskan ciptaan yang sudah
dipatenkan. Tahun 1867 mesin sistim 2 dorongan putaran dengan menggunakan bahan bakar gas, dapat medali dalam WORD FAIR di Paris. Tahun 1872 dia merekrut seorang engineer muda bernama Gottlieb Daimler.
Kerja sama mereka mampu memajukan pabrik yang telah dibuat. Mesin Otto menjadi pelopor pembuatann mobil Gottlieb Daimler dan Karl Benz. Mobil Daimler pertama berkekuatan 6 tenaga kuda, dijual pada Pangeran Wales. Mobil BENZINE BUGGY dipatenkan tahun 1895.
Walau
mendapat keuntungan besar dari penjualan mesin dengan tipe 2 tak
tersebut, Otto masih belum bisa lepas dari angan-angannya tentang mesin
tipe 4 dorongan putaran ( 4 tak ), yang mengompres campuran bahan bakar
minyak dan udara sebelum terjadi pembakaran, yang akan menjadi tenaga
dorong putaran. Merupakan penyempurnaan mesin 2 tak ciptaan Lenoir yang tak terbandingkan. Model pertama mesin 4 tak berhasil diciptakan ditahun 1876 pada bulan Mei. Hak paten atas mesin 4 tak tersebit diperoleh Otto setahun kemudian. Karena mesin tersebut mempunyai keunggulan yang amat jelas, maka sangat cepat direspon pasar. Dalam tempo 10 tahun telah terjual lebih dari 30.000 mesin. Dampaknya, semua mesin tipe Lenoir menjadi tersisihkan.
Di tahun 1886, paten Otto atas penemuannya tersebut menjadi perkara, karena seorang Perancis bernama Alphonse Beau de Rochas mempunyai gagasan serupa di tahun 1862.
Tapi Alphonse Beau de Rochas tidak bisa dianggap seorang tokoh penemu,
karena penemuannya tidak pernah dipasarkan dan dipublikasikan, walaupun
sudah pernah dipatenkan.Lebih jauh lagi, tidak pernah muncul model
ciptaanya. Yang lebih penting lagi, Otto tidak dapat ilham ciptaanya
dari Alphonse Beau de Rochas, melainkan dari mesin 2 tak ciptaan
Lenoir. Otto tidak kehilangan hak paten atas ciptaannya mesin 4 tak,
tapi dipasar mesinnya menjadi semakin laku. Saat Otto meninggal di tahun1891, dia dalam keadaan yang sangat kaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar